ada yang pernah bilang sama aku, umur orang ga ada yang tahu. Allah memang sengaja merahasiakan semuanya dari kita. ada juga yang pernah bilang life is mystery no one knows about the future. aku percaya Allah selalu menyelipkan kekuatan untuk kita para hamba-hambaNya, selalu memberikan kita ketabahan agar kita bisa mengikhlaskan sesuatu yang memang tidak pernah ada yang abadi.
Sejenak aku hanya ingin melakukan perenungan ini. karena kemaren adalah hari berduka untuk seluruh keluarga psikologi UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA. kami semua telah kehilangan putra terbaik, ALAM SURYANANDRA, untuk selamanya. seorang teman, sahabat, mahasiswa, sekaligus seorang kakak bagi aku dan seluruh keluarga psikologi telah dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT.
aku memang ga begitu mengenal mas Alam, begitu panggilannya. mungkin aku cuma mengenalnya sebagai kakak seniorku yang sempat menjadi ketua PC 2008, yang cakep, dan baik. memang hanya sebatas itu yang aku tahu tentang mas Alam. dulu aku sempet inget waktu masih sering kumpul sama Sharon, Alda, Ciput, Oni dan yang lainnya. kita sempat tertarik dengan ilmu palmistry (ilmu ramal tangan). kita meminta mas Alam buat ngajarin kita. baik banget orangnya, penuh dengan kesabaran dan candaan. cuma itu kenangan yang sempat aku inget. aku memang ga begitu kenal dia, tapi semua orang di psikologi UNAIR pasti mengenal mas Alam, pribadi yang menyenangkan.
duka itu selain menyelimuti keluarga juga menyelimuti kami semua, orang yang mengenalnya dan yang dekat dengannya, dan kami semua yang menyayanginya. meskipun ga lama aku kenal mas Alam, tapi rasa kehilangan itu hingga hari ini masih terasa. aku masih berharap ini adalah mimpi buruk yang nanti waktu aku bangun, semuanya uda kembali seperti biasanya. tapi, aku sadar ini bukan sebuah mimpi buruk, ini adalah kenyataan. kenyataan yang harus dengan lapang dan ikhlas untukku dan yang lain menerimanya.
kemaren berita duka itu aku dapet dari situs jejaring sosial, twitter. waktu itu aku terbangun dari tidur siang karena mimpi burukku. aku langsung membuka hp dan memilih untuk mengaktifkan twitter. dan begitu shocknya aku waktu ngebaca timeline uda dipenuhi dengan berita duka atas kehilangan putra terbaik psikologi, ALAM SURYANANDRA. kayaknya mimpi burukku bermaksud buat menyadarkanku kalo memang dalam kehidupan sebenarnya dunia sedang berduka. selamat tinggal mas Alam.
Allah punya rencana yang terbaik teman. sekarang Mas Alam tidak akan merasakan rasa sakit itu lagi. sekarang dia bisa senang dan bergerak bebas sesuka hatinya. Mas, uda ga sakit lagi kan? kita di sini selalu meninggalkan doa buat Mas Alam. kami ga akan pernah melupakan setiap senang yang mas Alam bagi, setiap duka yang sempat Mas ceritakan. Mas Alam selalu dalam kenangan kami. kenangan terindah kami. Mas Alam orang yang baik, semoga Allah melapangkan jalanmu Mas dan meneranginya dengan cahaya yang benderang agar Mas Alam tidak tersesat saat menuju surgaNya.
kami mencintai dan menyayangimu mas ALAM SURYANANDRA :)
Sejenak aku hanya ingin melakukan perenungan ini. karena kemaren adalah hari berduka untuk seluruh keluarga psikologi UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA. kami semua telah kehilangan putra terbaik, ALAM SURYANANDRA, untuk selamanya. seorang teman, sahabat, mahasiswa, sekaligus seorang kakak bagi aku dan seluruh keluarga psikologi telah dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT.
aku memang ga begitu mengenal mas Alam, begitu panggilannya. mungkin aku cuma mengenalnya sebagai kakak seniorku yang sempat menjadi ketua PC 2008, yang cakep, dan baik. memang hanya sebatas itu yang aku tahu tentang mas Alam. dulu aku sempet inget waktu masih sering kumpul sama Sharon, Alda, Ciput, Oni dan yang lainnya. kita sempat tertarik dengan ilmu palmistry (ilmu ramal tangan). kita meminta mas Alam buat ngajarin kita. baik banget orangnya, penuh dengan kesabaran dan candaan. cuma itu kenangan yang sempat aku inget. aku memang ga begitu kenal dia, tapi semua orang di psikologi UNAIR pasti mengenal mas Alam, pribadi yang menyenangkan.
duka itu selain menyelimuti keluarga juga menyelimuti kami semua, orang yang mengenalnya dan yang dekat dengannya, dan kami semua yang menyayanginya. meskipun ga lama aku kenal mas Alam, tapi rasa kehilangan itu hingga hari ini masih terasa. aku masih berharap ini adalah mimpi buruk yang nanti waktu aku bangun, semuanya uda kembali seperti biasanya. tapi, aku sadar ini bukan sebuah mimpi buruk, ini adalah kenyataan. kenyataan yang harus dengan lapang dan ikhlas untukku dan yang lain menerimanya.
kemaren berita duka itu aku dapet dari situs jejaring sosial, twitter. waktu itu aku terbangun dari tidur siang karena mimpi burukku. aku langsung membuka hp dan memilih untuk mengaktifkan twitter. dan begitu shocknya aku waktu ngebaca timeline uda dipenuhi dengan berita duka atas kehilangan putra terbaik psikologi, ALAM SURYANANDRA. kayaknya mimpi burukku bermaksud buat menyadarkanku kalo memang dalam kehidupan sebenarnya dunia sedang berduka. selamat tinggal mas Alam.
Allah punya rencana yang terbaik teman. sekarang Mas Alam tidak akan merasakan rasa sakit itu lagi. sekarang dia bisa senang dan bergerak bebas sesuka hatinya. Mas, uda ga sakit lagi kan? kita di sini selalu meninggalkan doa buat Mas Alam. kami ga akan pernah melupakan setiap senang yang mas Alam bagi, setiap duka yang sempat Mas ceritakan. Mas Alam selalu dalam kenangan kami. kenangan terindah kami. Mas Alam orang yang baik, semoga Allah melapangkan jalanmu Mas dan meneranginya dengan cahaya yang benderang agar Mas Alam tidak tersesat saat menuju surgaNya.
kami mencintai dan menyayangimu mas ALAM SURYANANDRA :)





